Senin, 19 September 2011

Raja maniac(Cerita kontol dan tempek) : PHONE SEX


Raja maniac : Phone sex.

Beberapa hari setelah kejadian itu,sebuah no.nyasar singgah di hape-ku.Aku tak tahu nomer itu miliknya siapa.Karena kelihatannya datang baik-baik,maka aku ladeni dengan baik-baik.
Kejap berikutnya,no.itu meralat bahwa dia salah kirim SMS.Tapi pasca kejadian itu,dia justru ngajak kenalan dan kitapun nyambung sampai sekarang.
Nomer itu memperkenalkan dirinya sebagai Chika.Ia seorang mahasiswi di PTS bandung semester 1.Usianya baru 19 tahun.
Semula aku tak percaya begitu saja kalau itu no.nya cewek.Baru ketika dia minta FB aku dan kita temanan lewat dunia maya,baru aku yakin kalau dia cewek beneran.
Kita sering komen-komenan lewat FB,SMS-an dan sesekali teleponan.
Tapi malam ini,ketika aku bersiap mau tidur,Hapeku berdering.Ternyata itu dari Chika.Matapun yang sudah tertutup separo,menjadi segar kembali.
"Malam mas..."
"Malam juga.Belum tidur Chik..."
"Belum ngantuk mas.Nggak bisa bobo.."
"Kenapa?"
"Banyak pikiran.Jadinya suntuk,bingung n maunya pengen nangis.."
"Nangis..emang kenapa?"
"Biasalah mas.Namanya manusia selalu punya masalah."
"Ow..begitu.Ya udah,sabar aja.Masalahmu pasti kelar kok."
"Ya mas.Ma kasih.Tapi aku lagi butuh teman ngobrol nih...gak keberatan kan mas.."
"Nggak.Nyantai aja...Kalau itu bisa membuat pikiranmu enteng.."
"Bener mas.Ni aku memang lagi butuh banget seseorang yang bisa menghibur atiku.So,bolehkan aku ngajak ngobrol-ngobrol mas."
"Boleh.Mau ngobrol tentang apa?"
"Ehmm..apa ya..kalau misal masalah pribadi boleh mas.."
"Nggak pa-pa.Asal jangan masalah Kamu alami aja.Takutnya ntar bikin kamu tambah sedih lagi.."
"Iya mas.Chika paham kok..."
"Oke.Silahkan tanya apa aja.."
"Mas lagi ngapain sekarang?"
"Tadinya sih mau tidur.Tapi berhubung kamu nelpon,nggak jadi tidur..."
"Yaa..berarti Chika nggangguin dong.."
"Yaa..nggak juga sih.Kalau buat Chika selalu ada waktu kok.Mau minta di temeni oke,ngitung-ngitung bantu temen.,"
"Hehehe..bener tu mas.."
"Lha trus Chika sendiri.."
"Sama mas.Lagi mau bobo,tapi nggak bisa bobo.Biasalah,orang lagi banyak masalah mana bisa bobo.."
"Yupz..betul tu.Trus cuma tidur-tiduran di ranjang ni ceritanya.."
"Iya ni.Bingung mau ngapain.Kepikiran masalah terus."
"Ya nggak usah di pikiran masalahnya.Alihkan aja ke hal lain.Baca buku kek,atau apa.."
"Udah mas.Tetep nggak bisa.Makanya nelpon mas..."
"N hasilnya.."
"Lumayan.Tapi tetep nggak bisa bobo.."
"Hehehe..ya jelas dong.Kalau bisa bobo,siapa yang ngobrol ma mas.."
"Peri kali..."
"Iya sih.Perinya kan kamu..."
"Aahh mas bisa aja.Pasti kebanyakan ngrayu cewek ni.Dah punya cewek mas?"
"Belum..kamu?"
"Udah.Tapi baru di putusin ma cowok aku.Sedih mas.."
"Ow..maaf jadi ngingetin.Ya,sabar aja...pasti dapat yang lebih baik kok.."
"Iya mas...Tapi lagi sedih banget ni.Sampai gak bisa bobo.."
"Ya.Mas ngerti.Sini,mas bantu kamu agar cepet bisa bobo..mas punya tips supaya kamu bisa bobo.."
"Bener mas.Apa ni?Boleh di coba.."
"Boleh.Tapi ekstrim lo.."
"Ekstrim gimana?"
"Agak jorok.Atau mungkin sangat jorok.Siap??Kalau siap,mas bantu.Tapi harus konsen n nggak boleh Marah.."
"Nggak deh..tau aja belum.Masak marah.."
"Siapa tau aja kalau nggak cocok.."
"Nggak.Memang apa'n sih Tipsnya.."
"Masturbasi.."
"Masturbasi??"
"Iya.Ngrangsang diri sendiri.Bisa pake alat atau cuma tangan.."
"Hahahaha...ow itu.Itu mah biasa mas."
"Biasa nglakuinnya?"
"Hehehe..kadang-kadang sih.Kalau lagi bete banget.."
"Hmmzz..berarti pernah ngentot nih?"
"Nge-sex maksudnya.."
"Yupz.Biasanya kalau udah pernah n gak ada pelampiasan,ya begitu.."
"Iya sih.Tapi dah lama gak di entot'i ma someone.."
"So kalau pengen.."
"Ya di lampiasi lewat masturbasi.Ngobok memek sampai pipis lalu udah."
"Ccckk..ccck..cck..jadi penasaran ni..."
"Penasaran gimana?"
"Liat kamu masturbasi.."
"Idih..pengenya..."
"Kenapa nggak di lakuin aja skarang..kalau memeknya dh pipis,keluar enaknya kan bisa bobo.."
"Memang bisa mas?"
"Hehehe..bisa.Maspun sering onani kalau gak bisa bobo.Keluar sperma,lemes,ngantuk deh.."
"Idih..keseringan nonton BF tu..atau malah ngentotin cewek.."
"Kalau nonton sih iya.Tapi ngentot..belum.."
"Aduuh..kasian.Kontolnya pasti berontak nih.."
"Hehehe..iya sih.Tapi bingung mau masuk ke tempeknya siapa?"
"Ke tempeknya ayam aja mas.."
"What?!Gak ah..maunya ke tempek kamu aja.."Candaku.
"Emang bisa..kan kita jauh..kontol mas aja panjangnya paling cuma 14 cm.Masak mau masuk ke tempek aku...Jarak kita kan berkilo-kilo.Emang kontol mas,tongkat saktinya sun go kong.."
"Hehehe...kalau ketemu kamu langsung sih bisa aja.."
"Bener brani ni..Ntar belum 5 menit dah ngecret kali.."
"Ya..taulah.Tapi entah juga.Jangan-jangan cuma mas isep itil kamu,tempek kamu dah mbeler lagi.."
"Ah..si mas bisa aja."
"Iyalah bisa.Itil kamu gampang nangis kan kalau liat kontol?"
"Nggak.Cuman sering gatel."
"Tapi ujungnya nangis trus nyemprot kan.."
"Belum pernah nyemprot kok mas.Mang bisa nyemprot ya.."
"Bisa.Kalau kamu tau caranya.."
"Gimana?"
"Jadi pnasaran nih.."
"Hehehe..pengen tau aja.."
"Masak?!Bukannya celana dalamnya dah basah ni,mbayangi kontol.."
"Ehmmmz..iya sih.Makanya di lepas sekarang.."
"What?!Nggak pake ni.."
"Hehehe..Nggak.Gara-gara ngomongin kontol,jadi gatel deh..makanxa di lepas aja sambil di usap-usap tempeknya.."
"Aduh..mas jadi gak enak ni?"
"Udah biasa kok mas.Kalau tempek aku gatel,aku suka gak pake celana dalam..."
"Isis dong.."
"Ya..."
"Kalau ntar ilernyanya ngrembes di celana gimana?"
"Gak.Biasanya aku pake rok kok.Coz kalu tempekku dah gatel,aku slalu lari ke kamar.Copot Cd ganti rok trus ngobok tempek..."
"Rasanya.."
"Enak banget mas...Pa lagi kalau tempek-ku dah ngiler banyak.Rasanya tubuhku sampai kesetrum.Ujungnya sampai pipis sih..."
"Dah gitu lemes.."
"Iya.Cuma bisa nggeletak aja..."
"Ow..Sama kalau gitu?"
"Sama gimana?"
"Ya itu.Habis mas keluar peju juga langsung lemes...Aduh,jadi ngaceng ni kontol mas mbayangi tempek kamu.."
"What?!Jadi lagi keras nih?"
"Iya.Baru keluar peju.."
"Hahahahaha..si mas.Masak aku crita gitu aja langsung konak.."
"Habis pnasaran ma tempek kamu..ada jembutnya gak.."
"Hhhmmm..jadi pengen ngliat tempek aku ni?"
"Boleh?"
"Ehmm..Gimana ya?!"
"Gimana gimana?Gak boleh maksudnya.."
"Boleh sih.Cuman caranya yang bingung..."
"Kan jaman sudah canggih.Foto aja tempek kamu atau rekam video pake hape trus upload di fb.."
"What?!Ogah!!Emang aku miyabi..."
"Hihihi...kalau pengen ngikuti jejaknya.."
"Enggaklah mas.Meski Chika pengen kontol,tapi Chika tau diri.Chika gadis baik-baik mas.Bukannya perek yang suka pamer-pamerin tempek pada banyak orang.."
"Ow..yaw sorry Chik.Bukannya bermaksud nyamain kamu ma perek.Mas juga lebih senang kamu jadi gadis baik-baik."
"Ya.Chika ngerti kok.Chika yakin mas bukan tipe laki-laki yang sembarangan ngumbar shyawat."
"Hehehe..Koq ngrti.."
"Iyalah mas.Kan mas tadi bilang,sering onani tapi belum pernah ngentot.."
"Hehehe..Mas jadi malu ni.."
"Biasa aja lagi mas.Chika jadi suka kok ngomong jorok ma mas.Ya..ngitung-ngitung ngilangi stress.Abis omongan mas lucu-lucu gimana gitu.."
"Wah..jadi ketagihan ni ceritanya."
"Hihihi..iya ni mas.Jadi konak ni mbayangi kontol mas yang kayak terong itu.."
"Idih..jadi dangerous ni.Ya udah.Kalau gak kuat,masturbasi aja.Ntar mas bantu dari sini.."
"Caranya..."
"Gelitik aja itil kamu pakai bulu bulu ayam.Ntar mas bantu dari sini pake kata-kata jorok.."
"Hihihi...boleh juga.Tapi sayang,udah telat."
"Telat gimana.."
"Baru aja pipis..."
"What?!Aduuh,kok gak ngomong sih kamu juga lagi ngobok tempek..."
"Hihihi..mang harus ngomong mas.."
"Ya gak harus sih.Cuma kalau 'keluar'nya bareng kan enak,"
"Ngarep...ntar aja kalau udah ngentot beneran.."
"Maksudnya.."
"Kalau kita dh ketemuan beneran.Mas bisa entotin aku sepuasnya."
"Jadi nawar'i ni?"
"Mau gak?"
"Mau sih mau.Tapi gak ada ongkos kebandung.."
"Gampang.Gak usah pikir ongkos.Ntar aku yang ngatur.."
"Wah..jadi gak enak ni.."
"Gak pa-pa mas.Aku juga lagi butuh.Jadi penasaran nyoba kontol mas.."
"Ya udah.Terserah kamu."
"Tapi janji lo mas.."
"Janji apa?"
"Selama aku belum pake,jangan di kasih ma yang lain.."
"Oke dah.Aku janji.Deal lo ya.."
"Iya.N jangan onani dulu sebelum aku pake.Coz aku pengen liat peju mas yang banyak."
"Haduh..itu yang berat."
"Napa??gak sanggup persyaratannya?Katanya pengen lia tempek aku?"
"Ehmmm..Okelah.Tapi jangan lama-lama.Soalnya aku paleng gak tahan liat boob's cwe keliaran."
"Hahahaha...Tetek maksudnya?"
"Iya.Ngerti juga.."
"Iyalah mas.Oke deh mas.Satu minggu gak kelamaan kan?Cz minggu depan aku libur kuliah.Mama papa juga baru pulang 1 bulan lagi.Mas ke bandung ya..ntar aku jemput di stasiun."
"Ongkosnya kereta??"
"Ngutang dulu mas.Ntar aku ganti di bandung.."
"Oke deh.Ntar calling ya.."
"Ya pastilah mas.Bye.."
"Bye too.."
Aku tutup telepon sambil senyam-senyum.Karena setelah sekian lama,ahkirnya ada juga kesempatan ngentot.

By :
Raja Maniac

Raja mani@c : cerita kontol kena bencana

 SALAH OBAT.


Pagi itu aku bangun agak kesiangan.Gara-gara telepon dengan Chika semalam,aku sampai mimpi basah karena penasaran dengan tempeknya.
Sehabis cuci sempak di kamar mandi,aku buru-buru ke WC.Bukannya kepengen buang hajat,aku merasa perutku mulas sekali.Seperti wanita yang lagi haid.Pikirku makan apa aku semalam sampai perutku mulas begini.
Setelah 15 menit aku bersemedi di WC,aku keluar dengan perut yang mendingan.Lalu lanjut deh menjembreng sempak dan seprei yang ternoda semalam.
Ketika itu,Nonik lewat dan nyeletuk.
"Tumben kak mau cuci baju sendiri?"
"E...Nonik.Mau kemana kok sampai blasakan ke belakang rumah kakak..."
"Ini kak..mau cari daun pandan.Mama bikin kolak..."
"Ow..ya udah.Ambil aja di dekat peceran sana.."
"Ambilin donk kak..bau.."
"Idih..Manjanya."
"Plis kak..ntar aku kasih sesuatu deh.."
"Apa?Kolaknya.."
"Tu kan tanggungan mama.."
"Lantas.."
"Bulu jembutku.Mau?"Aku sudah tak kaget lagi bilang begitu.Pasalnya sejak peristiwa kemarin aku biasa ngomong jorok ma Nonik.Gadis itu agaknya fine-fine aja dan makin berani menggodaku dengan kata-kata yang membuat k├Ântolku menjerit.
"Ow..boleh.Ntar aku pake nggelitik kontolku.."
"Iihh maunya..."
"Hehehe..habis siapa yang nolak di kasih jembut perawan?Penting baunya tempek masih terasa..."
"Ya udah.Carikan daun pandannya dulu..."
"Oke Mecan.."
"Apa itu Mecan?Vokalisnya duo maya.."
"Bukan.Mecan itu Memek cantik.."
" Kakak ini bisa aja..!Dasar Tolcil.."
"Toket kecil maksudnya..itu kan toketnya Nonik.."
"Enak aja.Maksud Nonik kontol Kecil..."
"Ow..makin pandai sekarang ya.."
"Hihihi..."
Aku hanya menatapnya,lalu pergi mengambil pisau dan memotong daun pandan untuk Nonik.
Rupanya selama aku pergi Nonik juga pengertian.Membantuku menjemur pakaian.
Tapi aku kembali dengan perut mulas.
"Kenapa kak?Horny ya..Masak belum di kasih bulu jembut dah konak.."
"Nggak.Hanya sejak tadi perut kakak mulas.."
"Apa?!Jangan-jangan kakak lagi Menstruasi?Atau Moning sheep kali.."
"Apa?!Memang kakak cewe..kakak kan gak punya tempek..."
"Hihihi..salah makan kale.."
"Taulah.Mungkin ya..."
"Ya udah kak.Cepet ke apotek.Beli obat..."
"Iya..ya.Ntar kakak kesana.."Jawabku sambil menyerahkan daun pandannya.
"Oke kak...Thanks ya.."
"Bulu jembutnya??"
"Hihihi..Nonik belum punya jembut.Tempek Nonik masih mulus.."
"Liat donk.Sebentar aja.."
"Enak aja...kapan-kapan aja Nonik kasih lihat.Sekarang,Nonik mesti bantu mama.Bye kakak.."
"Hmmmzz.."Desahku sambil melanjutkan menjemur pakaian.

*****

Sehabis menjemur pakaian,cepat-cepat aku mengambil sepeda untuk membeli obat sakit perut di apotek terdekat.Aku kenal betul salah satu penjaganya.Namanya Mbak Mira.Ia seorang janda anak satu.Umurnya masih 29 tahun.Orangnya tidak tinggi amat.Juga tidak cantik.Cara berpakaiannya juga tidak merangsang sama sekali.Jadi aku tidak horny sama sekali padanya.Waktu aku datang beli obat,Mbak Mira nampak senyam-senyum.Di dekatku juga ada seorang bapak botak yang beli obat.Entah sakit apa dia.
"Cari apa ra?"
"Obat sakit perut ada??"
"Merk apa?Yang murah atau yang Mahal?"
"Apa aja deh mbak.Yang penting mulesnya cepet sembuh."
"Ok.Bapak.."Tanya Mbak Meri pada orang sebelahku.
"Mau mengambil titipan dari Zuhai..."
"Ow..temannya Koh Acong.."
"Iya..."
"Baiklah..."
Sementara kami menunggu,Mbak meri masuk dan tak lama kembali dengan dua buntalan.
"Ini untukmu Ra,dan ini pesanan bapak.."
"Ok.Ma kasih.Berapa Mbak?"
"Rp 15.000.."
Aku menyodorkan sejumlah uang,menerima uang lalu pergi.

*****

Sesampainya di rumah perutku masih terasa sakit.Buru buru ku minum obat itu lalu tidur.Aku berharap,bila aku bangun nanti,perutku akan balik seperti sediakala.
Entah berapa lama aku tertidur,ketika aku terbangun badanku terasa sakit semua.Panas dan menggigil.Kayaknya aku demam ni,sehingga kuputuskan telepon mbak Meri.Sekalian protes,aku mau titip obat demam.Tapi sayang,no.nya gak aktif,sehingga aku terpaksa menahan dan hanya dapat meringkuk di ranjang.
Sesaat kemudian,terdengar suara Nonik memanggil.
"Kak..kak raja.Ada yang nyari ni?"
"Siapa Nik?"
"Taulah kak.Katanya penting."
"Bawa masuk aja.Pintunya gak di kunci."
Tak lama pintu di buka.Masuklah Nonik bersama dua orang pria.Satu yang tadi ketemu di apotik,satu lagi Koh Acong.
Melihat keadaanku,sontak Nonik cemas.
"Kakak sakit.."
"Taulah Nik.Habis minum obat,bangun tidur jadi demam gini.Apa mbak Meri salah kasih obat.."
"Apa?!Pantas saja."Jawab Koh Acong.
"Pantas gimana koh?"
"Bapak ini tadi bilang obatnya ketuker.."
"Apa?!"
"Iya nak.Tadi bapak pesen obat kuat,tapi ketuker obat sakit perut.."
"Bener Ra..
Obat kuat permanen khusus pria.Di impor langsung dari Zuhai,Cina.Barangnya cuma satu.."
"Apa?!Terus gimana ni kok?"
Nonik tampak geli menahan tawa.
"Sudah kamu minum to?"
"Udah Koh.Tadi sewaktu tiba dari rumah langsung saya minum.."
"Haduh..puyeng deh!!"
"Koh,gimana?"Tanya bapak itu.
"Maaf..oe minta maaf.Ntar oe ganti dah.."
"Trus saya gimana koh?"
"Sabar ra..sabar.."
"Sabar gimana?Kontol saya jadi ngaceng tanpa sebab ni.."
"Ya..itu efek obat ra.Sabar aja.Nggak sampai 24 jam bakal ilang.."
"Haaah..selama itu??"Kejutku menatap Nonik yang semakin terpingkal.

By : 
Raja mani@c

Raja maniac :Celana dalam

Celana dalam.

Jarum jam menunjukkan pukul 00.00.Aku terbangun malam itu,dengan perasaan aneh yang menyerang otak dan perutku.Dalam benakku bergelayut bayangan-bayangan yang membuat perutku terasa mulas dan teremas-remas.Bayangan bayangan dari Nonik tetanggaku,yang tinggal jarak tiga rumah dariku.
Secara fisik wajahnya cantik,imut dan tanpa dosa.Kulitnya putih dengan gumpalan dada yang baru tumbuh.Maklum saja,usianya baru menginjak 16 tahun.
Nonik bersekolah di salah satu SMU di kotaku.Anaknya baru menginjak kelas 1 tahun ini.Dulu ketika masih bocah,aku belum tertarik padanya.Tapi seiring perkembangan waktu,tubuhnya mulai berkembang.Wajahnya semakin cantik terawat dan buah dadanya tumbuh semakin mengkal.Meski aku tak tahu,seberapa besar ukurannya.Tapi lewat tanganku,dapat kuperkirakan ukurannya tak lebih besar dari tanganku.
Setiap hari,ia selalu lewat di depan rumahku.Lewat kaus T-shirt ketatnya ataupun Thanktopnya,dadanya selalu menggodaku untuk menyentuhnya.Atau mungkin model roknya yang rata-rata di atas lutut,membuatku selalu penasaran dengan celana dalamnya.
Suatu kali,tanpa sengaja aku lewat di belakang rumahnya.Bermaksud ada sedikit keperluan dengan tante gutin,ibunya yang telah menjanda,akupun menanyakannya.Berhubung saat itu pintu rumah depan tertutup,aku selalu langsung ke belakang.Di sanalah aku bertemu Nonik,yang waktu itu sedang menjemur pakaiannya.
"Cari mama ya kak..."Sapanya sambil memeras sebuah benda kecil dan menggelarnya dengan hanger.Dan baru aku tahu,itu Sebuah celana dalam dengan warna pink bermotif beruang.
"Iya ni Nik mau beli..."Ujarku tak meneruskan kata-katakku karena aku rasa tak pantas di ucapkan pada seorang gadis seimut dan selugu Nonik.Tapi mataku sempat melirik celana dalamnya yang di jemur.
"Mau beli apa sih kak,kelihatannya malu ngomongnya.."
"Ada deh.Ntar aja,aku bilang mamamu langsung.."
"Iihh..kakak.Napa harus ke mama?Ngomong sama Nonik kan sama saja."
"Iya sih.Tapi nggak enak ngomongnya.."
"Memang kenapa?"
"Yaa..nggak enak aja.Ntar abang ngomong kamu malah ngacir lagi.Kan belum cukup umur..."Jawabku sekenanya.
"Belum cukup umur?Memang mau beli apa sih?Keperluan orang dewasa sampai kakak sungkan ngomong ma Nonik.."
"Hi..hi..hi..Iya sih."
"Kok kakak mikirnya gitu.Udah deh kak,kakak ngomong aja.Ntar biar aku ambilin barangnya."
"Bener nih...Ya udah.Kakak mau beli itu..tu.."Jawabku melirik ke celana dalamnya.
"Apa?!Kakak mau beli CD-nya Nonik?Emang muat kakak pakai??Jorok ahh..."
"Nah..tu kan.Makanya kakak nggak mau ngomong sama kamu..."
"Habis kakak ini aneh.Mau beli CD aja susah ngomongnya...langsung ngomong aja napa sih.."
"Hihihi...Ya maaph.Kakak pikir kan nggak sopan ngomongin yang dalem-dalem ma lawan jenis.."
"Idih kakak...Nyantai aja.Nonik kan udah gede.Kalau cuma nglayani cowok beli celana dalam aja sudah biasa."
"Ow begitu..."
"Ya ealah...ya udah.Kakak tunggu aja sampai aku selesai jemur pakaian dulu.Ntar aku layani deh..."
"Oke.Sekalian kakak temeni ngobrol kamu ya.."Jawabku.
"Terima kasih kak.."jawabnya sambil menjemur kutang miliknya yang berwarna ungu kombinasi putih.
Sesaat suasana hening.Aku tak tahu harus mulai ngobrol dari mana.Maka,iseng-iseng kutanya sesuatu.
"Masuk SMU gimana rasanya Nik??"
"Ya..begitulah kak.Gak beda-beda amat sama waktu SMP.Mungkin yang beda temen-temenya ya kak.."
"Kalau itu sih pasti Nik.Hari pertama kamu gak tegang di sekolah?"
"Nggak sih kak.Biasa aja."
"Berarti seneng dong ma sekolah baru.."
"Ya..begitulah..."
"Begitu gimana?Karena cowok-cowoknya kak.."
"Salah satunya.."
"Berarti udah ada yang nyantol donk.."
"Belum tuh..gak minat kak.."
"Kok gak minat??Apa jangan-jangan sudah punya pacar ni??"
"Pacar?(Tertawa).Boro-boro pacaran,yang naksir aja gak ada."
"Masak sih?Padahal kamu tu cantik lo nik,masak gak ada yang mau sih?"
"Emang gak ada.."
"Masak??Jangan-jangan kamunya yang gak mau..."
"Iiihh kakak...resek amat sih nanya-nanya.Malez ah jawabnya."Agak sewot dan mengangkat keranjang cucian yang kosong.
"Gimana??Jadi beli CD nggak?Atau cuma alasan pengen godain Nonik nih.."
"Apa??Ihh..PDnya...gak ahh..kakak gak jadi beli ah.Lha yang jual aja sudah manyun begitu..."
"Habis kakak nanya'n hal yang ngeselin gitu.."
"Marah ni kalau di tanya soal cowok..ya udah.Nggak lagi deh.."
"Trus CDnya gak jadi beli ni?"
"Gak ah..."
"Napa nggak??Kalau nggak brarti kakak nggak pakai dong.."
"Gak pakai apa?"Kaget juga aku karena dia berani ngobrol topik seperti ini.
"Ya gak pakai sempaklah.."
"Memang kalau gak pakai sempak kenapa?"
"'Terong' kakak kan gantung-gantung kayak monyet.."
"Biarin.Kan lucu kalau di lihat.."
"Memang boleh di lihat kak??Apa kakak tak malu tu 'terong'nya di lihatin?"
"Hihihi...ya malu sih."Terong"kakak kan kecil.Tapi kalau yang ngliat gak malu,ya apa boleh buat.Kakak gak malu juga.."
"Ihh..Ngarep.."
"Ngarep gimana?"
"Nagrep"Terong"nya kakak di liatin orang.."
"Ya..kalau yang nglihat cowok,jelas nggaklah.Kalau cewek ya...boleh.Qm mau liat 'terong' kakak..."Godaku asal-asalan.
"What?!!Ogah ah...jorok.'Terong' kecil aja di pamerin.."
"Tapi kalau yang nglihat kamu bisa besar lo Nik...Ntar kalau kamu tahu proses dari kecil ke besarnya kamu bakal ketawa koq.."
"Memang bisa kak..."
"Bisa.Mau bukti?Tapi ada syaratnya..."
"Apa syaratnya?"
"Nonik mau pegang"Terong"Kakak.Atau kalau boleh kakak juga liat Boob's kamu.."
"Boob's?Apa itu Boob's kak?"
"Tu..yang di balik kutang kamu.."
Nonik kaget.B
"Iihh kakak jorok.Enak aja.Boob's aku hanya boleh di lihat cowok aku..."
"Berarti dah prnah dong.."
"Pernah apanya?"
"Boobnya di liat cowok.."
"Enak aja.Nonik belum pernah punya cowok.Jadi boob's Nonik masih orisinil..."
"Ow...Sama kalau gitu.Kontol kakak juga masih orisinil.Belum pernah di liat cewek manapun.."
"Promosi ni.."
"Mang minat mau nglihat...mumpung gak ada orang lo.."
"Gak ah..gak minat.,"
"Ya udah.Ntar kalau minat ngomong ya.."
"Ih..PDnya.Udah ah...gimana ni,jadi gak beli sempaknya?"
"Gak jadi.Maunya beli katok saja.."
"What?!Emang mau pake CD-nya cewek..."
"Pengennya sih..pengen ngrasa aja gimana bedanya ngrasain pake cd-nya cwek ma sempak aku.."
"Ih jorok..memang muat?Cd cwek kan kecil.Ntar robek donk..."
"Belum di coba mana tau..."
"Mang pengen nyoba?Pake aja Cdnya mak kakak.."
"Ogah ah..kakak pengennya nyoba punyanya perawan.Misal punyanyamu.Gimana?"
"Ogah.Ntar memek aku kena kuman kontol kakak.."
"Asyik lo nik..memek kamu bisa ngrasain bau kontol aku.So bisa di pake adaptasi kalau mau ngentot..."
"Iiihh..Emang siapa yang mau ngentot?!Udah ah..gak usah ngomongi yang gituan.Jadi gatel tempek Nonik.."
"Berarti tandanya pengen tu.."
"Pengen apa?"
"Pengen di garuk pake kontol kakak..."
"Ihh..Ngarep??Udah..kalau nggak jadi beli sempak,mending pulang.Lama-lama nuruti omongan kakak jadi pengen 'ngobok'..."
"Hihihi..ternyata nafsu juga toh.Ya udah.Kakak minta maaf bila dah mancing nafsu kamu.Kakak bisa tanggung jawab kok.."
"Maksudnya...mau ngobok'n 'tempeknya' Nonik.."
"Ihh ngarep..Kapan-kapan aja yach..sekarang mana sempaknya.Kakak mau beli satu,"
"Gak jadi katok ni.."
"Gak.Nanti di kira gak waras pakai cd cewek?"
"Ya udah.Bilang dari tadi.Gak usah ngajak ngomong jorok.."
"Kan cuma ngetes kamu.."
"Dasar..!!"jawabnya sewot.
Aku hanya tersenyum geli,karena berhasil memancingnya ngomong jorok.Siapa tau,dari hal seperti ini dia bisa minta jatah beneran.


By :
Raja mani@c

uru-buru ia mendekap dadanya.Sehingga dada kecil itu tergencet oleh lengannya.

Kamis, 15 September 2011